Minggu, 23 Juni 2013

Langit-langit Kamar

Buruh Ketik -ned- tanggal Minggu, Juni 23, 2013 0 Reaksi Pembaca

Langit-langit Kamar

Gue inget, hal yang udah lama nggak gue lakuin yaitu ngliat langit-langit kamar gue. Entah sejak kapan kebiasaan ini muncul, tapi hobi gue ngliatin langit-langit kamar gue. Gue kangen ngliat langit-langit kamar gue, bukan kamar kontrakan gue. Di kamar gue itu, gue selalu merenung, gue selalu berfikir tentang kehidupan gue.
Belakangan ini gue ngrasa kalo gue adalah orang paling nggak berguna di dunia. Gue nggak pengen mengingat masa lalu, apalagi ngebayangin masa depan yang nggak pasti dan nggak ada habisnya.

Kamis, 20 Juni 2013

Mencintai Dalam Diam 2

Buruh Ketik -ned- tanggal Kamis, Juni 20, 2013 0 Reaksi Pembaca
Hidup gue masih terus berlanjut, sama seperti cerita gue yang masih berlanjut mencintai seseorang dalam diam. Gue galau berbulan-bulan, bahkan hampir setengah tahun. Kerjaan gue ngegalau setiap waktu. Di Twitter gue selalu nyampah dengan ngetweet lirik-lirik galau. Di Facebook gue juga selalu update  kata-kata galau. Bahkan di blog gue isinya cerita galau semua. Sebenernya gue nggak segalau yang kalian pikirin.
Setelah cerita cinta gue yang terakhir, gue lebih memilih berubah jadi tipe cewek pasif. Gue adalah tipe cewek yang lebih suka mencintai diam-diam. Tipe cewek yang kalo lagi suka sama cowok malah jadi pemalu dan nggak berani ketemu mata sama si cowok, itu sebenernya udah dari dulu. Gue emang pemalu tapi sekarang gue lebih pemalu. Gue adalah tipe cewek yang lebih baik nahan perasaan daripada nunjukin ke cowok “ini loh gue suka sama lo”. Ya, tipe cewek pasif deh pokoknya.

Mencintai Dalam Diam

Buruh Ketik -ned- tanggal Kamis, Juni 20, 2013 0 Reaksi Pembaca
Perasaan itu sesuatu yang abstrak, satu hal yang nggak punya kepastian. Sebab jika emang itu adalah kepastian, kepastian itu bakalan sulit banget untuk dijabarkan. Intinya gue bingung. Gue bingung dengan semua hal yang gue rasain belakangan ini. Maksudnya setahun akhir-akhir ini. Well, gue ngrasa gue udah bukan gue yang dulu lagi. Jadi gue siapaaaa??!! #plak! Baiklah, gue akan sedikit ngebuka kartu soal kisah percintaan gue yang (mungkin) lebih banyak senepnya daripada senengnya.
Gue bingung mau mulai dari mana. Memulai itu susah karena memulai membutuhkan keberanian. Gue nggak cukup berani buat memulai. Tapi gue simpulkan gue akan memulai ketika jaman gue SMP dimana gue mulai membuka jendela pergaulan gue untuk yang pertama kalinya.
Tahun pertama masuk SMP, gue masih polos pake banget. Gue nggak ngerti, bahkan nggak kenal sama yang namanya cinta. Di angkatan gue nggak ada yang namanya cinta. Oke, gue udah salah fokus. Lulus SMP pun gue masih naif, masih sok nggak butuh jatuh cinta. Ya karena gue emang nggak terlalu peduli soal itu. Gue cuma sering ngedengerin temen-temen gue cerita soal pacarnya lah, gebetannya lah, dan kalo misal gue cerita soal cowok, buat seru-seruan aja biar heboh. Nggak lebih. Itu jujur. Kalo lo tanya gue normal apa enggak, gue normal kok.

Senin, 10 Juni 2013

Hexos

Buruh Ketik -ned- tanggal Senin, Juni 10, 2013 0 Reaksi Pembaca
k a n g e n .
Nggak tau kenapa tiba-tiba kangen sama mas yang nggak perlu disebut namanya. Entah kenapa pikiran-pikiran ini melayang liar mengulang ingatan itu. Sumpah ini kangen banget :''''(((
Aku benci kalo harus kaya gini. Tapi herannya aku juga menikmati ini. Oh, semacam benda abstrak, tapi ada dalam dada. Beneran. Kayak sesuatu yang bergemuruh, menggumpal, dan rasanya pengen meledak. Dan itu letaknya di dalam. Entah itu ada benda beneran seperti itu atau nggak. Kangen.
Tuhan, buatlah ia merasakan hal yang sama denganku. Beritahu dia kalo aku yang ngerasain ini. Bukan perempuan lain.
Aku nggak tau gimana kehidupanku nanti. Yang pasti mas yang nggak perlu disebut namanya ituuuuuuu..... ({}) 
Tuhan, mungkin aku belum diberi kesempatan berbicara padanya, belum diberi kesempatan ada di dekatnya. Tapi Engkau tahu siapa nama-nama yang selalu ku sebut dalam doaku O:)

Sabtu, 08 Juni 2013

Anggun C. Sasmi - Mimpi

Buruh Ketik -ned- tanggal Sabtu, Juni 08, 2013 0 Reaksi Pembaca
Dalam hitam kelap malam
Ku berdiri melawan sepi
Di sini di pantai ini
Telah terkubur sejuta kenangan
Di hempas keras gelombang
Dan tertimbun batu karang
Yang tak kan mungkin dapat terulang

Wajah putih pucat pasi
Tergores luka di hati
Matamu membuka kisah
kasih asmara yang telah ternoda
Hapuskan semua khayalan
Lenyapkan satu harapan
Kemana lagi harus mencari
 

2009 Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea