Kamis, 21 Mei 2015

Perjalanan Angkasa

Buruh Ketik -ned- tanggal Kamis, Mei 21, 2015 0 Reaksi Pembaca
Apakah kau sudah sampai pada batas ujung lelapmu?
Bersiap melepas beban yang membuat bosan dan ingin kau hempaskan.
Tetaplah pejamkan mata, biarkan ia menjelajah ruang tanpa batas logika.
Serta.... Percayakan mimpimu pada gelap malam.
Ia akan mengenalkanmu pada bintang-bintang.
Mereka akan mengajakmu melanglang buana di angkasa.
lalu melesat menuju semesta dan... BOOM!!!
Ialah Big Bang-mu.
Ia jadi milikmu sepenuhnya, membentuk universe pribadimu.
Dan lelaplah hingga pagi menjemput perjalanan angkasamu.

Kamis, 14 Mei 2015

Mengenang Aku

Buruh Ketik -ned- tanggal Kamis, Mei 14, 2015 0 Reaksi Pembaca
Hai...
Apa kabar? Tentu saja aku tahu kau baik-baik saja. Baiklah, aku tidak akan berbasa-basi dengan semua ini. Aku hanya... sedikit merasa rindu.
Jangan khawatir, aku tidak akan memintamu kembali seperti dulu-dulu. Aku tidak seegois itu. Aku sudah cukup lelah mengejar laju langkahmu. Aku tak sanggup. Lagi pula aku baik saja. Aku sudah sedikit sembuh dengan luka yang telah tergores, bahkan jika luka itu masih membaret merah menyisakan bekasnya. Aku sudah bisa berbaikan dengan diriku sendiri. Menggelikan. Mengingat aku tak bisa menerima suatu perpisahan itu, kini aku sudah bisa berbaikan dengan egoku. 
Aku hanya ingat bahwa kita seperti amoeba bersel satu. Tanpa sebab yang jelas, memisahkan dirinya menjadi dua bagian. Terpencar dan sepertinya tak ingin bersatu lagi. Melanjutkan hidup sendiri-sendiri.
Ah.. Maafkan. Aku hanya ingin bersenang-senang dengan masa lalu itu, tanpa harus khawatir aku akan berlarut di dalamnya. Sementara saja. Pastikan langkahku tetap ke depan.

Jumat, 01 Mei 2015

Henti Di Sini

Buruh Ketik -ned- tanggal Jumat, Mei 01, 2015 0 Reaksi Pembaca
Mari kita hentikan sampai di sini. Untuk tidak lagi saling menyapa dan menyelipkan cinta di pagi hari.
Mari kita hentikan sampai di sini. Untuk tidak lagi terlalu perhatian sembari mengingatkan makan siang.
Mari kita hentikan sampai di sini. Untuk tidak lagi bercengkrama tentang senja yang sedang menjemput malam, hingga pagi pun tiba.
Hentikan saling kita yang 24 jam.
Lalu,
Mari kita hapus kata saling agar ia tiada lagi
Kita memang tidak pernah berbagi.
 

2009 Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea