Entah sejak kapan bercanda denganmu bisa menjadi semenyenangkan ini.
Seolah tiada jarak yang jauh untuk ditempuh.
Seolah tak ada sekat saat kita bisa saja saling berdebat.
Canda ternyata mampu menggantikan kopi
agar kita tetap terjaga selagi berbincang hingga pukul dua tiga dini hari
Sebab suara di balik ponselmu itu menyiratkan rindu
yang meronta dan tersedu karena tak kuasa menunggu.
"Hey, dengar! Radio sedang memutar lagu syahdu."
Ah, bisa saja panggung semalam ini menjadi milik kita berdua.
Kalau saja kantuk dan lelah tak datang lebih segera.
Tapi tak apa. Begitulah hebatnya sesuatu bernama Rindu.
Terima kasih telah meluangkan waktumu untuk sang Rindu.
-Ribuan kilometer. Nun jauh di sana.-
Jumat, 09 Oktober 2015
Langganan:
Komentar (Atom)