Kalimat Semalam
Hampir
tengah malam
Mataku
masih segar terjaga
Namun
belum mampu juga ku menemukanmu
Lewat
tengah malam
Masih
ku genggam juga
Kertas
dan pensilku
Ku
coba sekeras mungkin
Mengeuarkan
kata demi kata dari otakku
Dan
ku rangkai satu persatu
Namun
aku juga selalu menghapusnya
Satu
per satu
Menjelang
subuh
Hanya
ku tatap kertas dan pensilku
Ku
kosongkan pikiranku
Ku
bersihkan kata-kata yang berserakan di otakku
Memejamkan
mata yang kian mendayu
Ku
bayangkan raut teduh wajahmu
Hingga
akhirnya aku hanya memikirkan satu kalimat
Yang
ku tulis dalam suratku
Satu
kalimat sederhana yang kamu pasti memahaminya
Anakmu yang kesepian merindukanmu
Ibu...
0 Reaksi Pembaca:
Posting Komentar