Aku tak apa kau tinggalkan. Asal jangan kau campakkan hatiku. Setidaknya kau pergi dengan meninggalkan alasan yang mungkin sanggup ku terima (meski aku takkan bisa menerima alasan apapun yang akan kau ungkapkan).
Jangan beranjak. Tinggallah sejenak. Dengarkan aku. Akan ku beri alasan mengapa aku ingin kau bertahan denganku.
Sayang, aku tahu aku bukan pendamping yang baik bagimu, tapi setidaknya izinkan aku mencoba dan berusaha memberikan yang terbaik bagimu. Saat aku memberikan yang bisa ku berikan, tolong jangan acuhkan aku. Apa salahku sehingga kau acuhkan aku? Katakan padaku setiap salahku. Jangan kau diam tak memberi alasan, aku tak ingin tenggelam dalam ketidakmengertian ini.
Asal kau tau, tak pernah aku berpaling pada pria lain. Aku cukup memilikimu sebagai pendampingku untuk melengkapi hidupku. Aku tak berharap menemukan cinta lain datang padaku. Jadi, tetaplah tinggal denganku, Sayang.
Aku tak bisa masak, tapi aku belajar. Aku tak bisa bernyanyi merdu, aku akan diam. Aku mencoba mengerti seluk beluk hatimu, memahami perasaanmu, aku tidak merasakannya sebagai beban. Ku anggap itu pembuktian cintaku padamu. Sekuat hati, Sayang, aku berusaha menjadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.
Aku tau, kau pun selalu menjagaku agar tak melangkah jauh darimu. Dengan diammu kau berusaha memberi kebahagiaan padaku. Namun sekarang, mengapa kau ingin meninggalkanku? Sudah pudarkah cintamu padaku? Beri aku alasan, Sayang. Jangan tinggalkan aku dalam ketidakmengertian ini.
Sayang, mengapa kau tak juga pahami hati ini? Mengapa kau tak juga mengerti betapa aku menginginkanmu menjadi pendampingku selamanya? Haruskah aku mengemis padamu, Sayang? Merendahkan diriku sebagai wanita di hadapmu. Hinakah aku di depanmu? Hinakan aku yang seperti ini memohon padamu untuk tetap tinggal?
Sayang, tinggallah disini. Hari esok masih ada untuk kita saling berbagi kebahagiaan. Mentari kan bersinar menerangi setiap langkah kita. Bunga-bunga bermekaran mewangi menyemarakkan hati kita. Bulan dan bintang pun akan menjadi penghias kisah syahdu kita. Sayang, tetaplah bersamaku. Aku tak akan menjanjikan dunia kan jadi milikmu, tapi aku akan menunjukkan indahnya dunia jika kau lewati bersamaku.
Senin, 14 Januari 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Reaksi Pembaca:
Posting Komentar