Membalik garis tangan
Menarikan cerita
Menuliskan lagi puisi yang mulai kehilangan rimanya
Memotong awan pekat gelap
Melintang tepat di jantungnya
Terburailah darah cahaya yang lama
terhalang gelapnya
Silau berkilauan terangnya. Benderang
Tenang sebentar mengendapkan
Uraikan simpul kacaunya
Diam sebentar membedakan
Yang teringinkan yang dibutuhkan.
Hidup itu sekali dan mati itu pasti
Bisa jadi nanti atau setelah ini.
Coba tulis ulang lagi, yang sejatinya kau cari
Maka sudahilah sedihmu yang belum sudah
Segera mulailah syukurmu yang pasti indah
Dan berbahagialah. Bahagialah.
Sudahilah sedihmu yang selalu saja, menantangmu.
=FSTVLST=
terhalang gelapnya
Silau berkilauan terangnya. Benderang
Tenang sebentar mengendapkan
Uraikan simpul kacaunya
Diam sebentar membedakan
Yang teringinkan yang dibutuhkan.
Hidup itu sekali dan mati itu pasti
Bisa jadi nanti atau setelah ini.
Coba tulis ulang lagi, yang sejatinya kau cari
Maka sudahilah sedihmu yang belum sudah
Segera mulailah syukurmu yang pasti indah
Dan berbahagialah. Bahagialah.
Sudahilah sedihmu yang selalu saja, menantangmu.
=FSTVLST=