Tulisanku tentang Si A kemaren salah. Aku pikir, yaaaa gitu. Itu ternyata cuma bisa-bisanya aku aja. Hahaha.. Mungkin cuma sebel aja kali ya, masih belum bisa nerima kenyataan kalo udah nggak sama-sama lagi bareng mas yang nggak perlu disebut namanya. Aku nggak pernah tau keadaan dia, karena aku nggak nanyain. Jadi, kesimpulan aku salah menafsirkan perasaan aku sendiri.
Oke, sorry ya. Kamu tetep sohib aku kok.
Minggu, 14 April 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Reaksi Pembaca:
Posting Komentar