Selamat malam langit. Selamat malam bintang. Selamat malam hembusan angin yang terasa dingin.
Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku merindukannya. Yang bisa kulakukan sekarang hanyalah bersandar pada dinding yang diam. Menyanyikan lagu yang meyakinkan diri bahwa kamu adalah pemilik tulang rusukku. Tak peduli seberapa jauh kamu sekarang. Tak peduli sudah berapa hati kau cicipi. Tak peduli apa yang terjadi. Aku tak peduli! Aku tetap menanti di sini, karena aku adalah rumah tempatmu kembali. Hanya aku. Kalau saja Takdir secara sukarela memberikan jawaban yang sama dengan jawabanku tentang pertanyaan-pertanyaan yang belum ku ketahui jawabannya.
Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku merindukannya. Yang bisa kulakukan sekarang hanyalah bersandar pada dinding yang diam. Menyanyikan lagu yang meyakinkan diri bahwa kamu adalah pemilik tulang rusukku. Tak peduli seberapa jauh kamu sekarang. Tak peduli sudah berapa hati kau cicipi. Tak peduli apa yang terjadi. Aku tak peduli! Aku tetap menanti di sini, karena aku adalah rumah tempatmu kembali. Hanya aku. Kalau saja Takdir secara sukarela memberikan jawaban yang sama dengan jawabanku tentang pertanyaan-pertanyaan yang belum ku ketahui jawabannya.