Sabtu, 31 Agustus 2013

Untitled

Buruh Ketik -ned- tanggal Sabtu, Agustus 31, 2013 0 Reaksi Pembaca
Selamat malam langit. Selamat malam bintang. Selamat malam hembusan angin yang terasa dingin.
Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku merindukannya. Yang bisa kulakukan sekarang hanyalah bersandar pada dinding yang diam. Menyanyikan lagu yang meyakinkan diri bahwa kamu adalah pemilik tulang rusukku. Tak peduli seberapa jauh kamu sekarang. Tak peduli sudah berapa hati kau cicipi. Tak peduli apa yang terjadi. Aku tak peduli! Aku tetap menanti di sini, karena aku adalah rumah tempatmu kembali. Hanya aku. Kalau saja Takdir secara sukarela memberikan jawaban yang sama dengan jawabanku tentang pertanyaan-pertanyaan yang belum ku ketahui jawabannya.

Kamis, 29 Agustus 2013

Subarta: Agen Rahasia?

Buruh Ketik -ned- tanggal Kamis, Agustus 29, 2013 0 Reaksi Pembaca
Subarta. Sosok lelaki yang misterius. Ia tak dengan mudah membuka hatinya. Seperti terkunci rapat dengan gembok sihir yang kuncinya hilang ke suatu tempat antah berantah. Mungkin dia hanyalah seorang agen rahasia. Yap, dia adalah agen rahasia. Tapi entah magic apa yang terjadi, dia adalah satu sosok laki-laki yang mampu menghangatkan hati yang dingin.
Secara visual, dia memang tidak begitu tampan. Dia memiliki alis yang tebal, setebal tekad dalam hatinya. Rahang maskulin itu kuat menggambarkan sikap keras yang lunak. Saat senyum manisnya mengembang, mata saya tak akan lepas darinya. Seolah ada sesuatu yang melekatkan mata ini memandang wajah tanda tanya itu. Tetapi matanya yang gamblang menyiratkan sebuah kerahasiaan hati. Rambutnya ikal. Tangannya kekar, begitu kuat saat menggenggam tangan yang lebih mungil. Dia memiliki dada dan pundak yang keras namun mampu mengeluarkan kenyamanan saat menyandarkan segala beban. Badannya tinggi sedang, rata-rata tinggi laki-laki Indonesia. Kulitnya coklat, dan justru itu yang menggoda.

Kamis, 15 Agustus 2013

Kularungkan Namamu Ke Laut 2

Buruh Ketik -ned- tanggal Kamis, Agustus 15, 2013 0 Reaksi Pembaca

Hari ini telah ku larungkan namamu ke laut
Biarlah nama itu berlayar mengarungi samudera luas
Berbekal harapanku yang semakin pasang
Biarlah! Biarlah namamu ku larungkan ke laut
Meski melepas pun aku tak sepenuh hati
Aku sebenarnya lelah tapi tak ingin menyerah
Terisak sendiri diantara sepi-sepi
Biar saja tak semua orang tahu tentang hati yang sedang gamang
Karena merindu yang tak pernah bertemu

Ngobaran, 15 Agustus 2013


Rabu, 14 Agustus 2013

Tentang Sebuah Nama

Buruh Ketik -ned- tanggal Rabu, Agustus 14, 2013 0 Reaksi Pembaca

Mengapa kamu menjadi Sang Surya
Jika tak menyinari dan menerangi hati
dengan cinta kasih!

Mengapa kamu menjadi lautan
jika airnya tak membersihkan luka
justru membuatnya semakin perih!

Mengapa kamu dengan baiknya
memberikan angan dan dongeng-dongengmu
jika akhirnya membuatku menangis
saat aku bangun dari mimpi-mimpi indahku!


Pantai Indrayanti, 10 Agustus 2013

Selasa, 13 Agustus 2013

Ku Larungkan Namamu ke Laut

Buruh Ketik -ned- tanggal Selasa, Agustus 13, 2013 0 Reaksi Pembaca

Seharusnya ku larungkan saja namamu tadi ke laut
Biar semua ingatanku tentangmu cepat menghilang
Berlayar dengan ketidakpastian-ketidakpastian
dan pergi jauh
Menghilang ke balik cakrawala senja

Sebatang Lilin dan Sepotong Hati

Buruh Ketik -ned- tanggal Selasa, Agustus 13, 2013 0 Reaksi Pembaca
Untukmu.
Aku cukup menjadi sebatang lilin
Menerangi setiap gelapmu
Ketika tak ada lagi cahaya yang terpendar
Cahayaku kuat takkan habis berlalu ditelan waktu

Aku adalah lilin yang hanya sebatang lilin
Tugasnya cukup menyinari dan menemani
Bukan untuk memahami hati

Tentang Hari dan Cinta

Buruh Ketik -ned- tanggal Selasa, Agustus 13, 2013 0 Reaksi Pembaca
Hari ini aku ingin bercerita
Tentang tangan yang pernah merengkuh tubuh ini dengan kuat
Tentang mata yang pernah menatap mata ini dengan lekat
Juga tentang hati yang pernah saling rekat tanpa sekat

Seorang perempuan dan seorang laki-laki
Seorang aku dan seorang kau
Adalah kita
 

2009 Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea