Sabtu, 31 Agustus 2013

Untitled

Buruh Ketik -ned- tanggal Sabtu, Agustus 31, 2013
Selamat malam langit. Selamat malam bintang. Selamat malam hembusan angin yang terasa dingin.
Aku hanya ingin mengatakan bahwa aku merindukannya. Yang bisa kulakukan sekarang hanyalah bersandar pada dinding yang diam. Menyanyikan lagu yang meyakinkan diri bahwa kamu adalah pemilik tulang rusukku. Tak peduli seberapa jauh kamu sekarang. Tak peduli sudah berapa hati kau cicipi. Tak peduli apa yang terjadi. Aku tak peduli! Aku tetap menanti di sini, karena aku adalah rumah tempatmu kembali. Hanya aku. Kalau saja Takdir secara sukarela memberikan jawaban yang sama dengan jawabanku tentang pertanyaan-pertanyaan yang belum ku ketahui jawabannya.
Ah, bodoh! Rasa galau ini, kenapa menjadi nyaman? Sehingga aku harus memusatkan hatiku hanya untuk memikirkanmu, apakah itu berarti kamu juga merasakan apa yang aku rasakan? This isn't a fairytale. Aku terlalu bersemangat berkhayal karena euforia kerinduan. Dan aku cukup teledor. Selalu saja membenturkan hati pada logika yang memberikan harga mati. Aku tidak bisa menawar.
Jika ada yang bilang cinta yang benar-benar cinta memiliki alasan, aku mematahkan kalimat itu. Aku mencintaimu, tulus. Tapi aku mencintaimu tentu saja dengan alasan. Aku cuma punya satu alasan. Alasanku mencintaimu karena aku yakin bahwa kamu adalah pemilik tulang rusuk yang tumbuh di tulang-tulang dadaku untuk melindungi satu-satunya hatiku. Tak perlu bertanya darimana aku mendapat keyakinan itu, tapi hatiku sudah sangat mantap. Aku ingin bertahan pada posisi ini. Aku pasti bertahan. Semoga aku tidak terlambat! Kamu harus percaya padaku!

0 Reaksi Pembaca:

Posting Komentar

 

2009 Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea