Sabtu, 26 Oktober 2013
Sajak Yang Tercecer
Kau tahu aku bodoh
Makanya aku perlu belajar padamu tentang sajak dan puisi
Aku mohon padamu ajari aku mengartikan sajak-sajakmu
Tetapi aku beritahu satu hal terlebih dahulu
Menjadi pujangga bukan berarti pandai berbicara
Apalagi mengungkap cinta
Kau tahu aku adalah seorang pemarah
Setiap kali aku membaca sajak hatimu
Bisa-bisanya aku selalu salah mengartikan sajakmu
Ku lempar saja semua sajakku yang ku tulis untukmu!
Aku marah padamu dan terlebih pada diriku
Mengapa kita tak satu?
Kupungut kumpulan-kumpulan sajak yang telah berceceran
Aku berusaha menata kembali
Sajak-sajak yang belum terselesaikan
Izinkan aku menyimpan sebagian saja
Sajak-sajakmu yang tertinggal disakuku
Biar terkenang untuk rasa yang pernah ada
14 Agustus 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Reaksi Pembaca:
Posting Komentar