Dalam hitam kelap malam
Ku berdiri melawan sepi
Di sini di pantai ini
Telah terkubur sejuta kenangan
Di hempas keras gelombang
Dan tertimbun batu karang
Yang tak kan mungkin dapat terulang
Wajah putih pucat pasi
Tergores luka di hati
Matamu membuka kisah
kasih asmara yang telah ternoda
Hapuskan semua khayalan
Lenyapkan satu harapan
Kemana lagi harus mencari
Sabtu, 08 Juni 2013
Sabtu, 25 Mei 2013
Ketidakwarasan Padaku
Sejak setahun yang lalu, entah kenapa hobi gue berubah jadi suka ngliatin langit-langit kamar. Dan itu semenjak ada dia dalam hari-hari gue. gue ngliatin langit-langit kamar dan melukis wajah dia di awang-awang. Menuliskan masa depan kita esok nanti. Semuanya keliatan hampir sempurna di bayangan gue. Tapi semua juga cepet berubah dalam hidup gue, semenjak dia pergi. Sampek sekarang ngliatin langit-langit kamar pun masih kebayang wajah dia, pengen ngungkapin betapa gue kangen dia. Pengin ngungkapin maaf dengan semua kelakuan bodoh gue yang ngebikin dia jauh.
Kamis, 16 Mei 2013
Kertas Hati
Ini dari temenku yang eeeeemmm dia baiiiiiikkk banget. Tapi endut, wkwk. Terus cantiiikk *eh
Thank you Urfi. Kata-katanya akan selalu ngingetin aku buat nggak sedih terus-terusan. Makasiihh *pelukUrfi*
![]() |
Hati Kertas dari Urpimut :* |
Minggu, 28 April 2013
Gerhana Senyum
Cahaya merah itu membakar bulan
Selama sekian waktu
Sisa-sisanya
Gerhana itu kulihat di wajahmu
Mimik kesedihan itu tampak lagi!
Merah
Merah
Goresan luka yang kau buat kemarin
Sungguh menyakitkanku
Hatiku ternyata lunak
Sebab rasa perih cepat menancap
bersama duri-duri tajam yang menusuknya
Kalau hidupku tak akan bebas
Dari air-air mata dan sedih duka
Aku harus yakin ada bahagia setelah berlalunya
Maukah kau menyembuhkan lagi luka ini?
Sofa Merah, 28 April 2013
Bersama terbenamnya Sang Surya
Langganan:
Postingan (Atom)
